Tips Menghadapi Banjir
Untuk menghadapi banjir, kuncinya adalah siap sebelum air datang, tahu apa yang harus dilakukan saat air naik, dan menjaga kesehatan serta keamanan setelah air surut.
Sebelum banjir:
● Kenali risiko: cek apakah rumah berada di daerah rawan banjir, pelajari peta risiko, dan pahami info peringatan dini cuaca dari BMKG/BPBD.
● Siapkan rute evakuasi & titik aman (masjid, sekolah, gedung tinggi) dan sepakati dengan keluarga tempat berkumpul jika terpisah.
● Buat tas siaga banjir berisi: air minum dan makanan kering minimal untuk 3 hari, pakaian ganti, obat pribadi, senter, baterai cadangan, power bank, peluit, masker, dan dokumen penting (KTP, KK, ATM, akta) dalam plastik kedap air.
● Amankan rumah: naikkan stop kontak dan peralatan elektronik ke posisi tinggi, letakkan surat berharga di lemari bagian atas, dan bila mampu buat penguatan/penginggian lantai atau tanggul sederhana (karung pasir) di depan pintu/garasi.
Saat banjir:
● Utamakan nyawa: jika air cepat naik, segera evakuasi ke tempat lebih tinggi/posko, jangan menunggu air setinggi pinggang baru pindah.
● Matikan aliran listrik dari MCB utama, jauhkan diri dari kabel atau tiang listrik yang terkena air, dan jangan mengemudi/menyeberang arus banjir yang deras.
● Simpan air bersih secepat mungkin sebelum suplai terganggu, dan lindungi diri dengan sepatu boot, sarung tangan, atau minimal sandal tebal saat harus berjalan di air banjir.
● Amankan barang berharga dan elektronik ke tempat tinggi sebisanya, serta bawa tas siaga dan obat rutin saat mengungsi.
Setelah banjir:
● Jangan langsung menyalakan listrik atau gas sebelum dicek petugas/teknisi; pastikan instalasi kering dan aman.
● Hindari menyentuh atau bermain di sisa genangan karena berpotensi tercemar kotoran, bahan kimia, dan sumber penyakit; buang makanan yang terpapar air banjir.
● Bersihkan rumah dari lumpur dan sampah, semprot dengan disinfektan bila perlu, dan gunakan sarung tangan serta alas kaki saat kerja bakti.
● Gunakan hanya air bersih untuk minum dan masak (air kemasan atau air yang sudah dimasak/diolah), dan segera periksa kesehatan jika muncul diare, gatal, demam, atau gejala infeksi lain.
Komentar
Posting Komentar
Silahkan tulis komentar anda